Fungsi dari Sistem Manajemen Gudang Bagian Penting Bisnis

Adanya sistem manajemen gudang bertujuan untuk mengendalikan serta menangani persediaan barang dalam gudang. Sistem manajemen ini berkaitan erat dengan proses pergerakan, pengepakan, pengambilan serta penyimpanan stok produk di gudang.

Walaupun hanya terbatas untuk gudang atau warehouse, berbagai permasalahan kompleks dan kritis mampu ditangani dengan baik. Jadi, seluruh proses rantai suplai, kelancarannya senantiasa terjaga.


Penerapannya akan membantu perusahaan dalam upaya mengurangi risiko akibat kesalahan human error yang kemungkinan terjadi. Selain itu akan meningkatkan produktivitas serta efisiensi kerja. Selengkapnya mengenai fungsi sistem manajemen ini bisa Anda simak pada uraian berikut.

Inilah Beberapa Fungsi Sistem Manajemen Gudang Sebagai Bagian Penting Bisnis

Ada banyak aspek penunjang kelancaran sebuah bisnis, salah satunya manajemen gudang. Terdapat beragam fungsi sistem manajemen gudang yang merupakan salah satu bagian penting dalam menjalankan bisnis, beberapa diantaranya:

1.     Mengatur Penyimpanan atau Peletakan Barang

Fungsi pertama yaitu mengatur penyimpanan atau peletakan barang sesuai dengan kondisi warehouse. Proses penyimpanan harus rapi dan disesuaikan dengan tata letak atau denah yang dibuat supaya saat mengambil barang Anda tidak kesulitan.

Jadi, bisa segera dipersiapkan lalu dikirimkan tanpa harus mengalami kendala akibat kesulitan saat proses pencarian. Apalagi bila barang yang ditampung dalam gudang jumlahnya cukup banyak varian maupun jumlahnya.

2.     Mengamankan Produk dari Timbulnya Kerusakan

Fungsi lainnya yaitu mengamankan produk dari timbulnya kerusakan saat disimpan. Seperti kita tahu, bahwa barang di dalam warehouse perlu dilakukan pengecekan secara berkala kondisinya apakah masih layak dijual atau tidak.

Sistem manajemen gudang yang baik akan membantu Anda memudahkan proses pemisahan produk layak dan tidak ini. Jadi, komplain karena kondisi barang di kemudian hari oleh pelanggan bisa diminimalisir.

Biasanya sistem ini akan memakai metode FEFO atau First Expired, First Out, sehingga jumlah stock produk yang datang bisa diketahui waktu spesifiknya. Melalui metode ini, produk yang memiliki kadaluwarsa lebih awal bisa dikeluarkan terlebih dahulu.

Hal ini mengingat tidak semua jenis produk masa kadaluwarsanya lama. Dengan menjual produk dengan masa kadaluwarsa paling cepat, akan secara otomatis mengurangi potensi kerugian dan meningkatkan keuntungan bagi perusahaan.

3.     Menjaga Aktivitas Picking dan Shipping Lebih Efisien

Fungsi sistem manajemen gudang selanjutnya adalah menjaga aktivitas picking dan shipping supaya lebih efisien. Picking yaitu proses pengambilan produk saat mendapatkan pesanan.

Sedangkan shipping merupakan proses pengiriman produk kepada pelanggan yang memesan. Tentunya pengambilan produk untuk dikirimkan ke pelanggan sesuai dengan aturan berlaku di warehouse.

Salah satunya seperti, aturan FIFO (First In First Out) atau LIFO (Last In First Out). Terkait penggunaan metode ini menyesuaikan dengan kondisi produk. Jadi, penting dipahami bahwa tidak semua barang yang ada di gudang lebih lama itu akan dikeluarkan lebih awal.

4.     Membantu Penentuan Waktu Reorder yang Tepat

Fungsi adanya sistem manajemen gudang terakhir yaitu membantu penentuan waktu reorder yang tepat. Salah satu kendala yang seringkali dialami oleh pengelola gudang yaitu menentukan waktu reorder ini karena stok tersedia diberbagai lokasi.

Mengatasi hal ini, Anda bisa memanfaatkan sistem manajemen warehouse untuk memantau jumlah dari persediaan stok barang. Jadi, saat stok mulai menipis dan membutuhkan pemesanan ulang, Anda bisa melakukannya dengan lebih mudah.

Bila terdapat produk yang stoknya masih banyak karena tidak laku, bisa dipindahkan ke tempat lain. Tentu saja pemindahan ini dengan alasan atau kriteria tertentu, seperti tanggal kadaluwarsa, waktu pembuatan dan aspek penting lainnya.

Jadi, memang dalam pengelolaan warehouse ada berbagai aspek penting untuk diperhatikan dan akan berdampak terhadap kelancaran proses transaksi. Sekarang ini sistem manajemen gudang sudah lebih canggih, sehingga risiko akibat human error bisa dikurangi.

Pentingnya Nilai Tambah Layanan dalam Manajemen Gudang