Indikator Kinerja Utama KPI di Bidang Logistik Berikut

KPI di bidang logistik menjadi indikator utama dalam suatu perusahaan. KPI digunakan agar karyawan suatu perusahaan dapat menjalankan dan memperbarui prosedur kerjanya. Dengan hal ini maka akan tercipta produktivitas dan keuntungan.

KPI atau Key Performance Indikator merupakan hal penting dalam bidang logistik. Dengan adanya hal ini akan memudahkan perusahaan untuk mengetahui data dari indikator mengenai kinerja manajemen logistik.

Penggunaan sistem software sebagai fasilitas untuk menjalankan perusahaan bertujuan untuk mengumpulkan data perusahaan. Namun, apakah semua data tersebut memang dibutuhkan? Untuk itulah hadir standar KPI di bidang logistik sebagai indikator dalam menentukan kinerjanya.


Indikator KPI di Bidang Logistik

Setelah mengetahui, bahwa peran indikator tersebut sangat penting dalam sebuah perusahaan. Maka selanjutnya adalah mengetahui indikator KPI dalam menjalankan perusahaan logistic.

1.       Tingkat Akurasi Sebuah Pesanan

Pesanan perlu sampai ke tangan konsumen dalam keadaan baik. Untuk itu, sangat penting untuk melakukan pemantauan setiap barang yang dikirim muali dari proses penempatan sampai pengirimannya. Teruslah melakukan perbaikan agar transportasi pengiriman tidak terhambat.

2.       Biaya Gudang

Nyatanya dalam sistem logistik, gudang adalah hal krusial sehingga harus diperhatikan. Dengan menerapkan KPI di bidang logistik akan membantu menghitung pengeluaran untuk peradaan gudang ini. bisa juga memilih layanan pengiriman dengan sistem pergudangan di dalamnya.

3.       Estimasi Pengiriman

Dalam sistem logistic, pengiriman adalah hal utama. Untuk itu, diperlukan waktu pengiriman yang tepat. Sehingga, badan usaha wajib memiliki estimasi waktu pengiriman. Indikator ini sering juga disebut OTIF. Dengan penerapan tersebut, maka akan membuat perusahaan dapat mengontrol lama pengirman dan aman sampai ke konsumen.

4.       Waktu Pelacakan

Indiktaor keempat yang harus dicapai dalam KPI waktu pelacakan atau waktu tunggu. Ini berguna sebagai pelacakan berapa lama proses operasi perusahaan berlangsung. Setiap produk untuk dikirimkan harus diketahui jumlah waktu yang diperlukan agar penggunaan waktu tetap optimal.

5.       Pembiayaan Transportasi

Dengan adanya patokan KPI di bidang logistik, dapat melakukan perhitungan pengeluaran pada setiap pengiriman termasuk biaya transportasi. Dengan pembiayaan yang terkendali maka keuntungan bisa didapatkan lebih maksimal.

6.       Kapasitas Pengiriman

Melakukan evaluasi pada kargo-kargo milik perusahaan untuk beberapa periode harus di lakukan secara rutin. Idealnya pada setiap proses pengiriman produk untuk menciptakan keuangan yang seimbang, keuntungan harus dilihat dari kapasitas tersebut.

7.       KPI Moda Transportasi

Pada tempat yang menawarkan moda transportasi lainnya untuk pengiriman harus mampu menghitung rata-rata waktu yang digunakan dalam setiap pengiriman. Ini harus diukur agar tidak terjadi ketimpangan waktu pengiriman oleh moda transportasi tersebut.

8.       Daya Tampung Kendaraan

Indikator selanjutnya yang harus diperhatikan pada KPI di bidang logistik adalah daya tampung kendaraan. Tidak hanya itu, harus memeriksa peti kemas jika menggunakan angkutan laut. Lebih baik jika perusahaan menyediakan pengiriman jenis ini.

9.       Produksi

Setiap perusahan memproduksi barang, ini adalah indicator dalam tercapinya KPI. Dapat dilihat dari karyawan, lamanya bekerja dan proses produksinya. Akan lebih baik jika suatu perusahaan memiliki gambaran tentang keseluruhan bisnis yang dijalankan.

Sebenarnya tidak hanya ke Sembilan poin di atas yang bisa dijadikan patokan untuk sebuah perusahaan. Terdapat KPI lain yang bisa digunakan yang berguna dalam pengukuran kinerja bisnis. Tetapi, pada penggunaannya pertama-tama harus melalui jenis data yang relevan.

Membangun sebuah perusahaan harus memperhatikan KPI sehingga perusahaan dan karyawan bisa terus memperbaiki kinerja untuk mendapatkan keuntungan dari bisnis yang dijalankan. Untuk itu, indikator KPI di bidang logistik pada perusahaan.


Cara Menjaga Keamanan Gudang Sistem Logistik Berikut Ini