Pentingnya Manajemen Barang dan Pergudangan di Rantai Logistik


Memahami manajemen barang dan pergudangan merupakan sebuah keharusan apabila kita ingin rantai distribusi tetap stay afloat. Dua hal tersebut merupakan backbone dalam sistem jaringan rantai bisnis.



Pada dasarnya manajemen barang itu berbeda dengan pergudangan dilihat dari sisi objektifnya. Di mana target pengelolaan, kontrol, dan pendataan lebih fokus pada inventory dibandingkan warehousing.

Sedangkan manajemen sistem pergudangan sistemnya mencakup lebih luas mulai dari logistik sampai administrasi. Sehingga kita bisa menggunakan keduanya secara optimal dan berkesinambungan.

Jadi jika ingin menerapkan manajemen barang dan pergudangan kita harus mengetahui perbedaan aspek praktikal dari dua aspek tersebut. Sehingga nantinya implementasi bisa lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan fungsi logistik.

Perbedaan Manajemen Barang dan Pergudangan

Kami akan menjelaskan secara spesifik apa sebenarnya perbedaan dalam sisi implementasi dari kedua hal tersebut. Sehingga Anda dapat menerapkannya secara tepat dan tidak sampai salah dalam alokasi fungsi.

  1. Barang

Secara umum manajemen barang tidak hanya terletak pada warehousing saja. Namun masalah tracking, picking, saving, sampai calculating masuk dalam objek utama tersebut.

Jadi di sini yang Anda urus lebih kepada bagaimana pengelolaan barang agar bisa masuk keluar gudang secara optimal. Bukan menyentuh aspek logistik gudang seperti pada warehousing.

Perbedaan seperti ini harus dipahami agar nantinya implementasi manajemen barang dan pergudangan tidak sampai tercampur. Karena penerapan efektifnya jauh berbeda di lapangan.

  1. Pergudangan

Ini sifatnya lebih umum bisa mencakup beberapa aspek dari inventory management juga. Namun akan lebih difokuskan pada bagaimana menjalankan rantai logistik pergudangan agar tetap optimal.

Yang dimaksud dengan istilah tersebut adalah ketika barang masuk bisa tersimpan sementara sampai waktu distribusi berjalan. Manajemen barang dan pergudangan seperti ini dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan fungsi gudang.

Jika fungsionalitas dari gudang sendiri bisa dioptimalkan menggunakan pengontrol yang baik tentu sirkulasi barang juga bagus. Sehingga peran warehouse management sendiri sangat berfokus masalah administrasi seperti itu.

Dengan mengetahui bagaimana implementasi dari kedua aspek tersebut tentu saja sekarang Anda lebih tepat dalam penerapannya. Jangan sampai salah dan bercampur karena bisa membuat rumit manajemennya.

Pengaruh Manajemen Pergudangan dalam Rantai Logistik

Pengaruh dalam rantai logistik ketika kita melihat manajemen pergudangan tentu sangat krusial. Salah satu aspek yang tidak boleh dipandang sebelah mata adalah merapikan administrasi barang keluar masuk.

Dalam sebuah sistem pergudangan kita perlu mencatat dan mengontrol semua aliran inventori tersebut. Inventarisir seperti ini tujuannya untuk mengamankan suplai demi kelancaran sirkulasi gudang dan barang.

Apabila Anda tidak memperhatikan aspek krusial seperti itu, tidak butuh waktu lama untuk menunggu terjadinya bottlenecking. Bottlenecking ini sendiri adalah hal yang wajib dihindari oleh penyelenggara warehousing.

Ini adalah kondisi di mana item tidak bisa keluar sesuai jadwal sehingga menunda sirkulasi produk berikutnya. Efek domino dari terjadinya bottlenecking tersebut bisa sangat merugikan bagi pengelola.

Oleh karena itu memang harus ada implementasi nyata terkait bagaimana manajemen barang dan pergudangan. Hal mendasar seperti ini adalah tulang punggung yang mampu membuat warehousing tetap berjalan.

Tanpa menggunakan perhitungan secara matang kemungkinan buruk seperti itu jelas akan terjadi. Oleh karena itu Anda tidak boleh meremehkan sehingga perlu menggunakan tenaga ahli bidang terkait.

Dibandingkan Anda harus mengelola sendiri dan mengambil risiko terjadinya bottlenecking setiap beberapa waktu tertentu pasti merugikan. Jadi jangan sampai menganggap remeh aspek sirkulasi tersebut.

Dengan memahami bagaimana perbedaan dan implementasi tentu Anda sekarang sadar bagaimana pentingnya kontrol dalam sistem pergudangan. Memang manajemen barang dan pergudangan adalah kunci utama agar logistik tetap berjalan.


Memahami Sistem Manajemen Pergudangan Dasar