Odoo 18 hadir dengan lebih dari 300 modul bisnis yang saling terintegrasi, menjadikannya salah satu platform ERP paling komprehensif di dunia. Artikel ini merangkum modul-modul utama Odoo 18 beserta fungsi dan manfaatnya.
1. Modul Keuangan dan Akuntansi
Accounting (Akuntansi)
Modul inti untuk mengelola seluruh keuangan perusahaan. Fitur utamanya mencakup jurnal akuntansi otomatis, rekonsiliasi bank, laporan keuangan (neraca, laba rugi, arus kas), manajemen aset, dan compliance pajak termasuk e-faktur Indonesia.
Invoicing (Penagihan)
Untuk bisnis yang tidak membutuhkan akuntansi penuh namun perlu mengelola invoice dan pembayaran. Terintegrasi sempurna dengan modul Penjualan dan Pembelian.
Expenses (Pengeluaran Karyawan)
Memudahkan karyawan mengajukan klaim pengeluaran melalui aplikasi mobile, dengan alur approval yang bisa dikonfigurasi dan integrasi langsung ke jurnal akuntansi.
2. Modul Penjualan dan CRM
CRM (Customer Relationship Management)
Kelola pipeline penjualan dari prospek hingga closing deal. Fitur Odoo 18 CRM mencakup lead scoring berbasis AI, integrasi email dan telepon, aktivitas otomatis, dan dashboard penjualan yang bisa dikustomisasi per tim.
Sales (Penjualan)
Buat quotation, konfirmasi order, kelola harga dan diskon bertingkat, serta lacak seluruh siklus order penjualan. Terintegrasi langsung dengan inventaris dan pengiriman.
eCommerce
Platform toko online terintegrasi penuh dengan stok, harga, dan sistem pembayaran. Odoo 18 memperbarui builder toko online dengan lebih banyak template dan optimasi kecepatan halaman.
3. Modul Pembelian dan Inventaris
Purchase (Pembelian)
Otomatisasi proses pengadaan dari RFQ (Request for Quotation) hingga penerimaan barang. Fitur perbandingan harga vendor, contract management, dan integrasi langsung dengan akuntansi untuk three-way matching.
Inventory (Inventaris / Gudang)
Sistem manajemen gudang multi-lokasi dengan dukungan barcode, RFID, dan strategi putaway otomatis (FIFO, LIFO, FEFO). Odoo 18 menambahkan fitur slotting optimization untuk gudang besar.
4. Modul Manufaktur
Manufacturing (Manufaktur)
Kelola seluruh proses produksi dari Bill of Materials (BoM) hingga quality control. Fitur MRP, work center management, dan routing produksi tersedia lengkap di Enterprise.
PLM (Product Lifecycle Management)
Kelola siklus hidup produk dari desain hingga discontinuation. Terintegrasi dengan Engineering Change Orders (ECO) untuk kontrol perubahan desain yang terstruktur.
Maintenance
Jadwalkan pemeliharaan preventif dan corrective untuk mesin dan peralatan. Integrasi dengan IoT memungkinkan pemantauan kondisi mesin secara real-time.
5. Modul Human Resources
Employees (Karyawan)
Database karyawan terpusat dengan struktur organisasi, dokumen HR, riwayat jabatan, dan profil kompetensi.
Payroll (Penggajian)
Hitung gaji karyawan dengan rules yang bisa dikonfigurasi sesuai aturan ketenagakerjaan Indonesia: PPh 21, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, THR, dan tunjangan lainnya.
Leave (Cuti)
Kelola berbagai jenis cuti (tahunan, sakit, melahirkan, dll) dengan alur approval dan integrasi kalender.
Recruitment (Rekrutmen)
Pipeline rekrutmen dari publikasi lowongan hingga onboarding karyawan baru. Integrasi dengan platform job board dan konfigurasi form lamaran sesuai kebutuhan.
6. Modul Proyek dan Layanan
Project (Manajemen Proyek)
Kelola proyek dengan tampilan Kanban, Gantt, dan list. Fitur task tracking, time tracking, milestone, dan integrasi penagihan memudahkan pengelolaan proyek berbasis jasa.
Field Service
Untuk bisnis dengan teknisi lapangan: jadwalkan kunjungan, kelola work order mobile, lacak lokasi tim lapangan, dan buat laporan layanan langsung dari aplikasi mobile.
Helpdesk
Sistem tiket dukungan pelanggan dengan SLA management, integrasi email dan live chat, dan analitik kepuasan pelanggan.
7. Modul Pemasaran
Email Marketing
Buat dan kirim kampanye email dengan template drag-and-drop, segmentasi kontak, dan analitik open rate serta click rate.
Social Marketing
Kelola dan jadwalkan postingan di berbagai platform media sosial langsung dari Odoo, dengan monitoring engagement terpusat.
Cara Memilih Modul yang Tepat
Tidak semua bisnis membutuhkan semua modul Odoo. Pendekatan terbaik adalah memulai dengan modul inti yang paling mendesak — biasanya Akuntansi, Penjualan, dan Inventaris — lalu menambahkan modul lain seiring pertumbuhan bisnis.
Konsultasikan kebutuhan modul Anda dengan Digisolf — gratis dan tanpa komitmen.