Langkah Implementasi Odoo pada Bisnis Perlu Anda Ketahui

Implementasi Odoo dapat dilakukan secara mandiri pada perusahaan untuk menunjang kebutuhan bisnis. Perangkat lunak open source ini cukup diunduh secara gratis lantas gunakan sesuai keperluan.

Software ERP ini begitu membantu memudahkan manajemen. Banyak modul di dalamnya mulai dari CRM, Sales, Development, Project Management, Human Resources dan lain lain.

Lantas, untuk mengimplementasikan perangkat lunak ini akan memerlukan keterampilan dan keahlian. Sehingga bisa menggunakan aplikasinya sesuai keperluan bisnis.

Langkah-Langkah Implementasi Odoo pada Bisnis

Perangkat lunak Odoo memberikan dukungan komunitas kuat, modul ajar lengkap, pemasangan mudah dan biayanya terjangkau. Oleh karenanya, banyak pelaku bisnis tertarik untuk menggunakannya.

Anda boleh mengimplementasikan sendiri perangkat lunak Odoo. Ini dia langkah-langkah untuk mengimplementasikan software ERP dengan konsep open source tersebut.

1.     Menetapkan Kebutuhan

Langkah paling awal ialah menetapkan kebutuhan. Kenali apa proses bisnis yang hendak ditingkatkan, kebutuhan modul hingga fitur khusus dari Odoo. Jangan tergesa-gesa mencari tombol unduh dari aplikasi tersebut.

2.     Instalasi

Jika sudah menentukan kebutuhan bisnis, maka lanjutkan dengan melakukan instalasi. Anda dapat menginstal Odoo di server lokal maupun cloud. Ada juga pilihan versi self-hosted atau cloud-hosted.

3.     Konfigurasi Modul

Apabila sudah menginstal, maka lakukan implementasi Odoo lanjutan berupa konfigurasi modul sesuai keperluan. Silahkan pilih mana saja modul yang diperlukan. Tidak harus menggunakan semua modulnya.

4.     Migrasi Data

Apabila sebelumnya perusahaan mengandalkan sistem bisnis tertentu, maka datanya perlu dipindahkan ke Odoo. Migrasi data ini akan memuat aktivitas ekstraksi, transformasi dan impor data.

5.     Pelatihan dan Penyesuaian

Langkah lanjutan sesudah migrasi data ialah melatih penggunaan perangkat lunak ERP tersebut. Pelatihannya termasuk penggunaan, navigasi antarmuka hingga pemakaian fitur khusus.

6.     Uji Coba dan Pengujian

Jangan langsung menggunakan aplikasinya secara penuh. Lakukan uji coba dan uji kinerjanya terlebih dahulu. Lakukan pengujian pada keamanan, fungsi hingga integrasinya.

7.     Pemeliharaan dan Dukungan

Apabila proses implementasinya sudah berjalan lancar, maka lakukan pemeliharaan dan dukungan untuk sistem. Lakukan pembaruan sistem, pengaturan backup dan penanganan masalah teknik apabila ada.

Agar dapat mengimplementasikan Odoo pada perusahaan, diperlukan skill dan keterampilan khusus. Jadi, pahami langkah implementasi Odoo dalam artikel ini untuk memahami secara menyeluruh mengenai perangkat lunak tersebut.


di dalam Odoo
Odoo Partner Indonesia, Ini Manfaatnya sebagai Mitra