Odoo Payroll adalah modul penggajian terintegrasi dalam sistem ERP Odoo yang memungkinkan perusahaan menghitung gaji karyawan, potongan PPh 21, iuran BPJS, tunjangan, dan lembur secara otomatis — lalu langsung menghasilkan slip gaji dan jurnal akuntansi tanpa input manual. Sebagai bagian dari ekosistem Odoo, modul Payroll terhubung langsung dengan HR, Attendance, dan Accounting sehingga data mengalir secara mulus tanpa duplikasi.
Apa Itu Odoo Payroll?
Odoo Payroll adalah modul manajemen penggajian yang menangani seluruh siklus payroll dari awal hingga akhir: dari pencatatan kehadiran, kalkulasi gaji pokok dan komponen variabel, hingga pembayaran dan pelaporan pajak. Berbeda dengan software HR/payroll standalone, Odoo Payroll terintegrasi penuh dengan:
- Odoo HR — Data karyawan, jabatan, kontrak, dan struktur gaji
- Odoo Attendance/Leaves — Data kehadiran, keterlambatan, dan cuti sebagai dasar kalkulasi
- Odoo Accounting — Setiap payroll run otomatis menghasilkan jurnal akuntansi yang tepat
- Odoo Expenses — Reimbursement karyawan bisa diproses bersamaan dengan payroll
Fitur Utama Odoo Payroll untuk Indonesia
Struktur Gaji yang Fleksibel
Odoo Payroll menggunakan konsep Salary Structure yang bisa dikonfigurasi sesuai kebijakan HR perusahaan. Setiap komponen gaji — pokok, tunjangan jabatan, tunjangan makan, transport, lembur, bonus — didefinisikan dengan formula kalkulasi sendiri. Perubahan kebijakan (misalnya naikkan tunjangan makan dari Rp 500rb menjadi Rp 750rb) cukup diubah di satu tempat dan berlaku untuk semua karyawan yang relevan.
Perhitungan PPh 21 Otomatis
Odoo Payroll bisa dikonfigurasi untuk menghitung PPh 21 sesuai peraturan perpajakan Indonesia yang berlaku. Konfigurasi PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) berdasarkan status pernikahan dan tanggungan, tarif progresif, dan metode gross-up tersedia. Setiap akhir tahun, sistem bisa menghasilkan data untuk laporan SPT tahunan karyawan.
Integrasi BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan
Iuran BPJS Ketenagakerjaan (JHT, JP, JKK, JKM) dan BPJS Kesehatan dihitung otomatis berdasarkan persentase yang berlaku. Laporan iuran BPJS per bulan bisa diekspor langsung untuk pelaporan ke BPJS.
Lembur dan Tunjangan Tidak Tetap
Kalkulasi lembur mengikuti aturan Kemenaker (1.5x untuk jam pertama, 2x untuk jam berikutnya) dan bisa disesuaikan dengan kebijakan internal perusahaan. Tunjangan tidak tetap berbasis kehadiran (seperti uang makan harian) terhitung otomatis dari data absensi.
Slip Gaji Digital
Slip gaji bisa dicetak dalam format PDF yang profesional atau dikirim langsung ke email karyawan. Karyawan juga bisa mengakses slip gaji mereka sendiri melalui portal self-service Odoo tanpa perlu menghubungi HR.
Payroll Batch Processing
Proses payroll untuk ratusan bahkan ribuan karyawan bisa dijalankan dalam satu batch dengan satu klik. Sistem akan memvalidasi semua data, mendeteksi anomali, dan menghasilkan semua slip gaji sekaligus.
Analitik dan Laporan HR
Dashboard payroll menampilkan total biaya gaji per departemen, tren biaya SDM dari waktu ke waktu, komposisi komponen gaji, dan laporan kepatuhan untuk audit internal maupun eksternal.
Mengapa Odoo Payroll Lebih Baik dari Software Payroll Terpisah?
| Aspek | Odoo Payroll | Software Payroll Terpisah |
|---|---|---|
| Integrasi Akuntansi | ✅ Otomatis, jurnal langsung terbuat | ❌ Input manual ke sistem akuntansi |
| Data Kehadiran | ✅ Tarik langsung dari Odoo Attendance | ⚠️ Export-import manual tiap bulan |
| Self-service Karyawan | ✅ Portal karyawan bawaan | ⚠️ Tergantung produk |
| Biaya Sistem | ✅ Sudah termasuk dalam Odoo HR | ❌ Biaya tambahan per sistem |
| Kustomisasi | ✅ Sangat fleksibel | ⚠️ Terbatas |
Software Penggajian yang Populer di Indonesia vs Odoo
Beberapa software penggajian yang populer di Indonesia antara lain Gadjian, Mekari Talenta, Sleekr (Sleekr HR), dan Krishand Payroll. Dibandingkan dengan Odoo Payroll:
- Gadjian / Talenta — Sangat user-friendly dan focus pada HR-payroll, namun tidak terintegrasi dengan ERP. Cocok untuk perusahaan yang hanya butuh payroll saja.
- Krishand Payroll — Murah dan tersedia dalam bahasa Indonesia, namun standalone dan tidak terintegrasi dengan sistem bisnis lain.
- Odoo Payroll — Lebih kompleks untuk di-setup, namun keunggulannya adalah integrasi penuh dengan seluruh operasional bisnis. Tidak perlu transfer data antar sistem.
Rekomendasi: jika Anda sudah menggunakan atau berencana menggunakan Odoo untuk ERP, gunakan Odoo Payroll sekalian untuk menghindari duplikasi data dan biaya tambahan software HR terpisah.
Implementasi Odoo Payroll di Indonesia
Konfigurasi Odoo Payroll untuk pasar Indonesia membutuhkan pemahaman mendalam tentang regulasi ketenagakerjaan lokal:
- Aturan UMR/UMP per provinsi/kota
- Perhitungan PPh 21 sesuai PMK terbaru
- Iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan terkini
- THR (Tunjangan Hari Raya) sesuai Permenaker
- Uang pesangon sesuai UU Cipta Kerja
Tim Digisolf memiliki pengalaman mengkonfigurasi Odoo Payroll sesuai regulasi Indonesia dan kebutuhan spesifik perusahaan Anda, termasuk perusahaan dengan sistem shift, karyawan harian lepas, maupun karyawan kontrak.
Otomasi Penggajian dengan Odoo Payroll
Hentikan proses payroll manual yang memakan waktu. Digisolf siap membantu implementasi Odoo Payroll yang sesuai regulasi ketenagakerjaan Indonesia.
Konsultasi GratisFAQ Odoo Payroll
Apakah Odoo Payroll support PPh 21 Indonesia?
Ya, Odoo Payroll bisa dikonfigurasi untuk menghitung PPh 21 sesuai peraturan perpajakan Indonesia, termasuk PTKP berdasarkan status pernikahan dan metode gross-up.
Apakah Odoo Payroll terintegrasi dengan BPJS?
Ya, iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan dapat dikonfigurasi dan dihitung otomatis dalam proses payroll Odoo, dengan laporan yang bisa diekspor untuk pelaporan ke BPJS.
Berapa karyawan maksimal yang bisa diproses Odoo Payroll?
Tidak ada batasan jumlah karyawan. Odoo Payroll bisa memproses puluhan hingga ribuan karyawan dalam satu batch run, tergantung spesifikasi server.