Skip ke Konten

Inventory and Manufacturing Module (Odoo ERP) dan Fiturnya

Inventory and manufacturing module (Odoo ERP) adalah salah satu modul yang memberikan solusi lengkap pengelolaan proses produksi. Perusahaan jadi mudah melakukan perencanaan dan desain produk sampai dengan pelaksanaan manufaktur serta kontrol kualitas.

Odoo ERP sendiri memiliki desain modular unggul yang memungkinkan bisnis hanya menginstal yang dibutuhkan. Jadi dari banyaknya modul tiap kategori Anda bisa memilih mana paling sesuai kebutuhan, seperti kategori inventory dan manufacturing di bawah ini.

Macam Fitur Inventory and Manufacturing Module (Odoo ERP)

Kategori ini bisa dibagi dalam dua modul utama yaitu inventory dan manufacturing. Untuk kategori inventory sendiri ada 4 fitur utama yaitu Inventory, purchase, repairs dan barcode.

Inventory merupakan fitur atau aplikasi untuk membantu proses manajemen stok dan aktifitas logistic. Purchase adalah aplikasi pesanan pembelian atau purchase order, proses lelang serta berbagai perjanjian.

Kemudian fitur repairs pada inventory and manufacturing module (Odoo ERP) merupakan aplikasi untuk membantu manajemen perbaikan produk apabila terjadi kerusakan. Fitur keempat yaitu barcode menyediakan fasilitas scanner untuk keperluan gudang.

Kategori Manufacturing menawarkan lima aplikasi penting yaitu MRP (Manufacturing Resource Planning), Manufacturing Order & BOM (Bills of Material), Maintenance, Quality serta PLM (Product Lifecycle Management).

MRP merupakan aplikasi yang membantu proses pengelolaan sumber daya manufacturing. Manufacturing Orders & BOM bermanfaat dalam proses pengelolaan produksi serta komposisi barang hasil produksi.

Maintenance memiliki fungsi membantu proses pemeliharaan mesin-mesin produksi secara efektif dan efisien. Fitur Quality memungkinkan perusahaan mengelola kualitas manufaktur secara optimal.

Sementara fitur PLM (Product Lifecycle Management) merupakan fasilitas yang membantu perusahaan mengelola siklus produk. Fitur ini meminimalisir membantu sirkulasi produk dengan lebih baik sehingga mengurangi risiko produk tidak laku terjual.

Secara umum setiap modul atau aplikasi pada kategori ini memberikan manfaat termasuk kemampuan dalam melacak produksi, mengelola inventaris, dan kontrol kualitas. Modul juga berfungsi sebagai alat analisis biaya dan pengembangan produk.

Perusahaan dapat terbantu dalam upaya merampingkan operasi bisnis dan meningkatkan laba. Melakukan pelacakan semua aspek produksi baik bahan mentah, jadi produk, sampai kebutuhan biaya tenaga kerja.

Penjadwalan produksi serta pemenuhan tenggat waktunya juga lebih mudah dibuat oleh perusahaan. Bahkan Inventory and Manufacturing Module (Odoo ERP) menyediakan alat yang lengkap untuk membantu analisis biaya serta pengembangan produk.


Fitur Unggulan Inventory Module Odoo

  • Multi-warehouse: Kelola beberapa gudang sekaligus dengan transfer antar gudang yang mudah
  • Barcode & RFID: Operasional gudang berbasis barcode scanner untuk kecepatan dan akurasi
  • Lot & Serial number tracking: Lacak setiap unit produk dari penerimaan hingga pengiriman
  • Reorder rules otomatis: Purchase order dibuat otomatis saat stok mencapai minimum level
  • Valuation metode FIFO/AVCO: Hitung nilai persediaan dengan metode akuntansi yang sesuai

Fitur Manufacturing Module Odoo

  • Bill of Materials (BOM): Definisikan komponen dan bahan baku untuk setiap produk dengan multi-level BOM
  • Manufacturing Orders: Buat dan kelola perintah produksi dengan routing dan work center
  • MRP (Material Requirements Planning): Rencanakan kebutuhan material berdasarkan permintaan dan stok
  • Quality Control: Checkpoints kualitas di setiap tahap produksi
  • Cost analysis: Analisis biaya produksi aktual vs standar secara real-time

FAQ: Inventory & Manufacturing Module Odoo

Apa perbedaan Inventory module Odoo dengan sistem WMS terpisah?

Inventory module Odoo berfungsi sebagai WMS yang terintegrasi native dalam platform ERP. Keunggulannya: tidak perlu integrasi terpisah, data mengalir otomatis dari Sales Order ke Delivery Order ke Invoice tanpa input manual. WMS standalone biasanya memerlukan middleware untuk berkomunikasi dengan ERP.

Bisakah Manufacturing module Odoo handle produksi yang kompleks?

Ya, Odoo Manufacturing mendukung multi-level BOM, work center dengan kapasitas, routing produksi yang kompleks, dan subcontracting. Untuk industri manufaktur besar dengan kebutuhan sangat spesifik, kustomisasi tambahan biasanya diperlukan — dan Digisolf siap membantu.

Apakah ada fitur expiry date tracking di Inventory Odoo?

Ya, Odoo Inventory mendukung tracking lot dengan expiry date. Sistem dapat dikonfigurasi untuk menggunakan metode FEFO (First Expired First Out) sehingga produk yang mendekati kadaluarsa selalu dikeluarkan lebih dulu — sangat penting untuk industri F&B dan farmasi.

🏭 Optimalkan produksi & gudang dengan Odoo Manufacturing

Digisolf berpengalaman mengimplementasikan Inventory & Manufacturing Odoo untuk perusahaan manufaktur Indonesia. Konsultasi gratis →

Panduan Lengkap Modul Inventory & Manufacturing Odoo ERP

Modul Inventory dan Manufacturing Odoo ERP adalah solusi terintegrasi yang menghubungkan gudang, produksi, supply chain, dan akuntansi dalam satu ekosistem digital yang real-time.

Fitur Utama Modul Inventory Odoo

FiturDeskripsiManfaat Operasional
Multi-Warehouse ManagementKelola banyak gudang dan lokasi dalam satu sistem dengan routing antar gudangVisibilitas stok real-time di semua lokasi sekaligus
Barcode & RFID ScanningScan barcode/RFID untuk receive, pick, pack, ship tanpa entri manualKecepatan operasional meningkat 300%, eliminasi salah input
Lot & Serial NumberTracking produk per lot atau serial number dari penerimaan hingga pengirimanTraceability penuh, mudah proses recall jika ada masalah kualitas
Putaway RulesAturan otomatis penempatan barang ke lokasi yang tepat berdasarkan kategoriEfisiensi storage, picking lebih cepat dengan lokasi konsisten
Replenishment OtomatisOrder otomatis ke supplier saat stok mencapai minimum level (reorder point)Tidak ada stockout, cash flow lebih terkontrol
Inventory ValuationFIFO, AVCO, atau harga standar dengan update otomatis ke jurnal akuntansiLaporan COGS akurat, compliance PSAK inventory
Cross-DockingTransfer barang langsung dari receiving dock ke shipping dock tanpa masuk gudangPengurangan handling cost, pengiriman lebih cepat

Fitur Utama Modul Manufacturing Odoo

📋 Bill of Materials (BOM)

Definisi komponen dan sub-assembly untuk setiap produk jadi. Mendukung BOM multi-level, variant BOM, dan BOM untuk kit/bundling. Versi BOM dapat dikontrol untuk engineering change management.

⚙️ Work Orders & Work Centers

Definisi stasiun kerja dengan kapasitas, efisiensi, dan biaya per jam. Work orders mengelola urutan proses produksi, waktu setup/run, dan blocking rules antar operasi.

📊 MRP (Material Requirements Planning)

Kalkulasi otomatis kebutuhan bahan baku berdasarkan demand forecast dan production plan. Menghasilkan RFQ ke supplier dan production orders secara otomatis.

🔍 Quality Control

Quality checkpoints di setiap tahap produksi: receiving, in-process, final inspection. Non-conformance tracking, corrective action management, dan statistik kualitas per produk.

📈 OEE & Production Analytics

Overall Equipment Effectiveness (OEE) tracking: Availability × Performance × Quality. Downtime logging, scrap tracking, dan dashboard produktivitas produksi real-time.

🔄 Subcontracting

Kelola proses subcontracting: kirim bahan baku ke vendor, terima produk jadi, tracking status per order. Biaya subcontracting otomatis masuk ke landed cost produk.

Integrasi Inventory & Manufacturing dengan Modul Lain

🔗 Alur Data Terintegrasi
  1. Sales Order → Trigger manufacturing order otomatis (make-to-order)
  2. Manufacturing Order → Reserve komponen dari gudang
  3. Procurement → Auto-RFQ ke supplier jika stok komponen kurang
  4. Receiving → Update stok otomatis + jurnal akuntansi
  5. Production Complete → Stok produk jadi bertambah + COGS terhitung
  6. Delivery Order → Stok berkurang + AR terbuat otomatis
📊 Laporan & Analitik Tersedia
  • Inventory Valuation Report (FIFO/AVCO per tanggal)
  • Slow-moving & dead stock analysis
  • On-time delivery performance
  • Production efficiency vs target
  • Scrap & rework rate per produk
  • Supplier on-time delivery scorecard
  • Forecast vs actual consumption
  • Work center utilization heatmap
35%

Pengurangan biaya inventory dengan replenishment otomatis

25%

Peningkatan OEE rata-rata setelah implementasi Manufacturing Odoo

99%

Akurasi stok dengan barcode scanning vs pencatatan manual

300%

Peningkatan kecepatan receiving dan picking dengan barcode

Odoo Inventory mendukung gudang dalam jumlah tidak terbatas, dengan setiap gudang bisa memiliki lokasi bertingkat (zona, rak, bin). Routing antar gudang (stock transfer) dikelola secara otomatis dengan aturan yang dapat dikonfigurasi. Ini cocok untuk bisnis distribusi dengan 10+ gudang regional di seluruh Indonesia.

Ya, Odoo IoT Box memungkinkan koneksi langsung antara mesin produksi dan sistem Odoo. Data seperti cycle count, downtime, dan output produksi dapat ditarik otomatis dari mesin CNC, conveyor, atau peralatan lainnya via IoT protocol (MQTT, OPC-UA). Ini memungkinkan pengukuran OEE secara real-time tanpa input manual operator.

Odoo mendukung product variants secara native. Satu produk template bisa memiliki ratusan varian berdasarkan atribut (warna, ukuran, material, dll.). Setiap varian memiliki stok, harga, dan BOM yang berbeda. Barcode unik per varian memudahkan proses gudang tanpa konfusi antar varian.

Optimalkan Gudang & Produksi dengan Odoo ERP

DigiSolf mengimplementasikan modul Inventory dan Manufacturing Odoo dengan konfigurasi yang disesuaikan untuk industri manufaktur, distribusi, dan trading di Indonesia.

di dalam Odoo
Tech Developer 24 April 2024
Share post ini
Label
Arsip
Finance Module (Odoo ERP): Modul Penting dan Keunggulannya